Thursday, September 16, 2010

sejarah dan Konspirasi tenggelamnya kapal titanic


RMS Titanic, sesaat setelah selesai pembuatannya, pelayaran di Southampton , 10 April 1912 RMS Titanic (juga SS Titanic) merupakan yang kedua dari tiga kapalpenumpang super yang bertujuan untuk mengawaliperniagaan perjalanan trans-Atlantik. Dimiliki oleh White Star Line dan dibuat di galangan kapal Harland and Wolff , Titanic merupakan kapal uap penumpangterbesar di dunia pada masa peluncurannya. Pada saatpelayaran pertamanya, Titanic menabrak gunung es pada pukul 23:40 (waktu kapal), Minggu, 14 April 1912 *(kayak ulangtahunku) haha , dan tenggelam sekitar dua jam empat puluh menit kemudian pada pukul 2:20 pagi hari Senin.

Bencana tersebut mengakibatkan kematian lebih dari 1.500 orang,dan menjadikannya sebagai bencana laut terburuk semasa zaman dalam sejarah dan sampai kini paling termashyur. Titanic dilengkapi dengan teknologi paling maju pada masa itu dan orang awam percaya bahwa ia “tidak mungkin tenggelam”. Ia amat mengejutkan bagi orang banyak bahwa walaupun dengan teknologi modern dan awak kapal yang berpengalaman, Titanic masih tenggelam dengan jumlah kematian yang tinggi. Kegairahan media massa mengenai korban terkenal Titanic, legenda mengenai apa yang terjadi di atas kapal, mengakibatkan undang-undang laut diganti, dan penemuan kapal yang pecah pada tahun 1985 oleh pasukan yang diketuai oleh Jean-Louis Michel dan Robert Ballard menjadikan Titanic terkenal pada tahun berikutnya.





Pelayaran pertama

Kapal Titanic memulai pelayaran pertamanya dari Southampton, Inggris, dalam perjalanan ke New York City, New York, pada Rabu, 10 April 1912, di bawah kendali Kapten Edward J. Smith. Ketika Titanic bergerak meninggalkan tempat berlabuhnya, ombak yang dihasilkan oleh kapal tersebut menyebabkan kapal penumpang New York, yang berlabuh di dekatnya, putus tali tambatnya dan tertarik hampir (sekitar 4 kaki) dari Titanic sebelum kapal tunda New York pergi. Kejadian tersebut baru berhenti setelah satu jam. Selepas menyeberangi selat Inggris, Titanic berhenti di Cherbourg, Prancis, untuk menurunkan dan mengambil penumpang tambahan dan berhenti sekali lagi di Queenstown (sekarang ini dikenal sebagai Cobh), Irlandia, sebelum meneruskan pelayaran ke New York dengan 2.223 penumpang.

Titanic mempunyai tiga bagian kelas penumpang yang dipisahkan. Kelas ketiga juga dikenal sebagai geladak, terdiri dari kabin kecil di dek bawah, diisi oleh kebanyakan pendatang dari inggris yang mengharapkan penghidupan lebih baik di Amerika. Kabin dan ruang kelas kedua, terletak di bagian belakang, memiliki fasilitas yang sama dengan kelas satu di kapal lain. Kebanyakan penumpang kelas kedua pada mulanya menempati kelas satu di kapal yang lain tetapi, karena tidak tersedianya batu bara, maka dipindahkan ke Titanic. Kelas utama merupakan bagian kapal yang paling mewah.
Sebagian dari orang yang terkenal turut belayar sebagai penumpang kelas utama. Ini termasuk jutawan John Jacob Astor dan isterinya Madeleine Force Astor; pemilik kilang Benjamin Guggenheim; pemilik Macy, Isidor Straus dan isterinya Ida; jutawan Denver, Margaret "Molly" Brown; Sir Cosmo Duff-Gordon dan isterinya Lady Lucille Duff-Gordon; George Elkins Widener dan istrinya Eleanor; John Borland Thayer, isterinya Marian dan anak mereka yang berusia tujuh belas tahun, Jack; wartawan William Thomas Stead; Countess of Rothes; pembantu presiden Amerika Serikat Archibald Butt; pengarang dan tokoh masyarakat Helen Churchill Candee; pengarang Jacques Futrelle, dan isterinya May, dan rekan mereka, editor Broadway Henry dan Irene Harris; aktris film bisu Dorothy Gibson; dan yang lain. Ikut bersama di kelas utama lainnya adalah editor urusan White Star Line J. Bruce Ismay yang merencanakan pembuatan Titanic dan pembuat kapal Thomas Andrews, yang turut bersama untuk memantau semua masalah dan menilai kinerja keseluruhan kapal baru tersebut.
pemikiran lain
Pada tahun 1912 kapal pesiar mewah Inggris Titanic tenggelam ke dasar Samudera Atlantik Utara , menyebabkan sekitar 2 per 3 penumpangnya menemui ajal mereka. kapal ini di pimpin oleh seorang kapten Tragedi kapal pesiar paling besar pada masa itu telah lama di sebut-sebut disebabkan tabrakan maut dengan gunung es oleh mereka yang berada di kapal dan menurut kapal penyelamat.


Dihantam torpedo

Kapal itu tak ditemukan selama 70 tahun hingga Dr. Robert Ballard dari Woods Hole Oceanographic Institute
melakukan sebuah ekspedisi yang berhasil menemukan jasad kapal. Perjalanan berikutnya menuju puing-puing kapal dan penyelidikan yang lebih mendalam terhadap lambung yang terburai memunculkan lagi teori yang tak terpikir sebelumnya tentang nasib naas kapal itu.Lupakan tentang gunung es.Titanic telah ditenggelamkan oleh serangan sebuah torpedo.
Para pendukung teori ini menunding orang Jerman sebagai biang keladinya. Pada tahun 1912 Jerman telah menyempurnakan pembuatan kapal U-Boat dan membangun sejumlah prototipe untuk keperluan uji coba.Konon pemerintah Jerman tidak mempercayai Inggris, dan terdorong untuk membuktikan kepada mereka bahwa mereka salah. Inggris mengklaim bahwa kapal itu 'tidak bisa tenggelam'. Kapal U-Boat meluncur diam-diam menuju Atlantik Utara dan bergerak mendekati kapal mewah itu tanpa ada yang tahu.

Ditembak di dekat gunung es

Memang mereka sedang beruntung didukung dengan kebetulan bahwa kapal Titanic melewati area di dekat sebuah gunung es. Setelah memahami bahwa hal ini akan menjadi kedok bagi kejahatan mereka, maka Jerman menembakkan torpedo mereka pada sisi yang sama pada kapal itu. Kerusakan yang dahsyat akhirnya menenggelamkan Titanic dan para penumpangnya. Kapal U-Boat Jerman beranjak pergi diam-diam dan menjadikan gunung es itu sebagai kambing hitamnya.

No comments:

Post a Comment

heyy !!

cuma iseng. ngga guna tauu